Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2025

Apa Itu Worldcoin?

  Worldcoin adalah sebuah proyek cryptocurrency dan identitas digital global yang dikembangkan oleh Tools for Humanity , sebuah perusahaan yang didirikan oleh Sam Altman (CEO OpenAI) bersama Alex Blania. Worldcoin bertujuan untuk menciptakan identitas digital global dan sistem keuangan universal , terutama untuk menghadapi era AI dan otomasi. Apa Itu Worldcoin? Worldcoin terdiri dari tiga komponen utama: World ID Identitas digital berbasis biometrik. Pengguna memverifikasi keunikan dan keaslian identitas mereka melalui perangkat yang disebut Orb —sebuah pemindai iris mata. Setelah pemindaian, pengguna akan mendapat "World ID", yaitu bukti bahwa mereka adalah manusia unik (bukan bot atau AI). Worldcoin Token (WLD) Token kripto yang dibagikan kepada pengguna yang telah mendaftar dan memverifikasi identitas dengan Orb. Dapat digunakan dalam ekosistem Web3 dan transaksi digital. World App Aplikasi dompet digital untuk menyimpan dan menggunakan World ID dan...

PAPUA BUKAN TANAH KOSONG Narasi Ketimpangan, Eksploitasi, dan Resistensi Melanesia di Tanah Sendiri (1961–2025)

  Pendahuluan Pernyataan bahwa “Papua adalah tanah kosong” adalah mitos kolonial yang hingga kini terus direproduksi dalam bentuk-bentuk baru, baik secara politik, administratif, maupun melalui instrumen pembangunan negara. Ungkapan ini menafikan realitas historis, kultural, dan eksistensial masyarakat Papua sebagai subjek utama yang telah menghuni, menjaga, dan membangun tanahnya selama ribuan tahun. Narasi pembangunan yang dilandasi oleh pendekatan militeristik, eksploitasi sumber daya alam, dan penetrasi demografis melalui kebijakan transmigrasi serta perencanaan kota justru memperlihatkan upaya sistematis untuk menghapus identitas dan eksistensi rakyat Papua. 1. Sejarah Penguasaan Papua: Dari Penjajahan ke “Integrasi Paksa” Sejak 1961 hingga 1969, Papua telah memiliki struktur pemerintahan sendiri dan bendera nasional Bintang Kejora sebagai simbol identitas politik. Namun, proses Act of Free Choice (Pepera) tahun 1969 yang hanya melibatkan 1.025 orang dalam pemilihan t...

Ketika Trump Menutup Pintu Perdagangan, Siapa yang Kehilangan Kunci?

  Pendahuluan Kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump selama masa jabatannya (2017–2021) membawa perubahan besar dalam arsitektur perdagangan global. Dengan slogan "America First", Trump menerapkan pendekatan proteksionis yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam era modern, yang tidak hanya berdampak pada hubungan dagang bilateral Amerika Serikat tetapi juga memicu ketegangan geopolitik dan kekhawatiran sistemik di kalangan negara berkembang, mitra dagang utama, dan blok-blok ekonomi besar seperti Uni Eropa dan ASEAN. Kebijakan Proteksionis Trump Trump menerapkan tarif tinggi terhadap impor barang dari negara-negara seperti Tiongkok, Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa. Contohnya: Tarif 25% untuk baja dan 10% untuk aluminium diberlakukan pada Maret 2018. Perang dagang dengan Tiongkok dimulai dengan tarif atas barang senilai lebih dari USD 250 miliar. Penghapusan dan renegosiasi NAFTA menjadi USMCA (United States-Mexico-Canada Agreement). Sumber: Office of the United ...